Gambar milik wesleyanargus.com

Angin sejuk di akhir Oktober tahun 1956. Saat pintu terbuka, terdengar suara Elvis yang mampu membuat orang menari meskipun dari ribuan mil jauhnya. Sepasang suami istri Afrika-Amerika menyambut pulang bayi perempuan manis mereka.

Sedikit yang mereka tahu, bayi perempuan itu akan menjadi perempuan Afrika-Amerika pertama yang pergi ke luar angkasa. Lahir di Decatur, Alabama, ketika Mae berusia tiga tahun, keluarga Jemison pindah ke Chicago. Di sana pamannya memperkenalkannya pada arkeologi, evolusi, dan astronomi. Terinspirasi oleh aktris Afrika-Amerika Nichelle Nichols yang memerankan letnan dalam Star Trek, Jemison terdorong untuk melakukan hal yang tak terbayangkan. Di usia 16 tahun, ia lulus dari Morgan Park High School, lalu meraih gelar sarjana sains dari Stanford University, dan setelah itu lulus dari sekolah kedokteran Cornell. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Jemison bertugas sebagai petugas medis hingga akhirnya memulai petualangan berikutnya: program luar angkasa NASA.

Gambar milik google images

Dari 2.000 pelamar, hanya ada 15 tempat yang tersedia, dan beruntung Mae Jemison berhasil mendapatkan salah satunya. Ini terjadi pada akhir tahun 80-an, saat segala hal tidak mudah, membuat pencapaiannya jauh lebih luar biasa. Selama di program luar angkasa, Jemison menghadapi diskriminasi ras dan gender di hampir setiap langkah. Namun mereka yang dulu meremehkannya, akhirnya menengadah pada tahun 1992 dan melihat Mae Jemison; perempuan kulit hitam pertama di luar angkasa. Bersama enam orang lainnya di atas pesawat Endeavour, Mae menyelesaikan perjalanan mengelilingi bumi sebanyak 127 orbit. Hanya dalam waktu enam hari!

Sejak saat itu, Jemison telah membuka jalan bagi empat perempuan Afrika-Amerika pemberani lainnya untuk menghadapi tantangan yang sama. Setelah hanya enam tahun menjadi astronaut, Jemison pun melanjutkan petualangan berikutnya.


Works Cited

Alexander, K. L. (n.d.). Mae Jemison. Mae Jemison Biography. https://www.womenshistory.org/education-resources/biographies/mae-jemison 

About the author:

Hello, My name is Taneia and I am going into my junior year. Since a young age I’ve always been interested in STEM, but recently I’ve been trying my best in any way possible to get experience in the STEM field so I can be well prepared in college. I am very interested in F1 and motorsport overall and I hope to be a race engineer in one of the many aspects of motorsport one day. 


Translated by Vanessa L Lim


Discover more from Her Stem Space

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a comment